Tips Menjadi Seniman Tanpa Punya Gelar Seni

Kreativitas anak muda semakin beragam saja. Salah satunya adalah seni menggambar yang terus berkembang dan mengikuti tren.

Seni menggambar seperti doodle di situs judi online terbaik, decorative lettering, hingga comic character bukan hanya menarik sebagai hobi.

Semuanya memiliki peluang ekonomi kreatif dan membuka kesempatan untuk digeluti secara profesional.

Banyak anak muda yang mulai tertarik menggambar, bahkan tak sedikit juga yang ingin bercita – cita menjadi seniman.

Menggambar memang merupakan kegiatan yang menyenangkan. Melalui kegiatan tersebut, imajinasi bisa tertuang dalam wujud visual. Anak muda banyak yang menggandrungi kegiatan menggambar.

Sayangnya, beberapa orang mungkin tidak memiliki latar belakang pendidikan menggambar, seperti sekolah desain dan sebagainya.

Nah, jika kalian merupakan salah satu orang yang seperti itu, seniman lettering art Eko Fitriono pun membagikan beberapa tips.

Berdasarkan pengalamannya sebagai seorang sarjana pendidikan matematika, Eko mengatakan mata pelajaran tidak begitu mempengaruhi. Namun, latihan secara rutin lah yang membuat seseorang ahli dalam menghasilkan karya seni.

“Saya itu, awalnya gak ada hubungannya dengan dunia seni. Saya kuliahnya Jurusan Matematika. Waktu kecil, saya ada ketertarikan dengan bentuk-bentuk huruf yang unik. Pas SMA, saya mulai tertarik dengan grafiti karena susah untuk ditiru sama orang lain,” ucap Eko.

Karena ketertarikan itu, terbukalah peluang memulai bisnis dengan membuka jasa desain kaos. Eko pun merasa itu adalah passion-nya. Sampai akhirnya, pada tahun 2014, Eko mengenal dunia color lettering.

“Anda bisa saja sekolah sarjana seni, tapi kalau tidak diimbangi dengan latihan tidak akan berhasil. Jadi, kuncinya di latihan. Coba latih kemampuan untuk menggambar agar terus menghasilkan yang terbaik,” katanya dalam acara “Media Briefing Tombow Grand Workshop” di Jakarta pada Sabtu, 30 November 2019.

Selain itu, Eko juga mengingatkan bahwa menjadi seorang seniman profesional membutuhkan konsistensi yang tinggi. Hal ini berarti, kalian harus benar – benar mencintai seni karena itu yang akan dikerjakan seumur hidup.

“Ini akan menjadi mata pencaharian dan aktivitas Anda selamanya. Pastikan Anda cinta dengan menggambar,” ungkapnya.

Selanjutnya, berinvestasi dari segi pembelian alat dan ilmu juga wajib dilakukan sebab dengan semakin majunya zaman, teknik menggambar akan mengikuti sehingga perlu untuk menambah instrumen dan wawasan menggambar.

“Dulu, menggambar bisa pakai pensil saja, sekarang kan ada kuas dan sebagainya. Metodenya juga berbeda. Kita harus bisa menguasai itu juga agar tidak ketinggalan zaman,” jelasnya.

Memang, memiliki latar belakang pendidikan seni sangat penting untuk mendukung kredibilitas sebagai seniman.

Namun, tanpa predikat itu pun sebenarnya banyak dari kita yang bia menjadi seorang seniman handal seperti seniman Eko Fitriono yang dikenal juga sebagai pemain judi slot online profesional karena ia selalu menang main game mesin slot.

Walaupun Eko merupakan tamatan pendidikan matematika, namun profesi Eko saat ini adalah sebagai seniman. Dengan latihan rutin, ia bisa menjadi seorang seniman yang menghasilkan karya bagus.

Kunci utamanya adalah dengan latihan. Jika kita memiliki kebiasaan berlatih, maka kita akan menghasilkan karya terbaik.

Jadi, konsistenlah dalam berlatih karena hal tersebut merupakan pondasi agar karya seni yang diproduksi berkualitas.

Artinya, seseorang harus benar – benar mencintai seni karena hal tersebut akan dikerjakan seumur hidup. Yang tak kalah penting menurut Eko adalah investasi dalam bentuk barang dan ilmu.

Hal itu menjadi modal agar teknik menggambar dapat menyesuaikan zaman. Seseorang tak bisa terus – terusan menggunakan cara lama dan alat lama seperti pensil dan kertas gambar sehingga harus menyesuaikan kondisi juga.

Karena ketertarikkannya dalam seni, ia membuka peluang memulai bisnis dengan membuka jasa desain kaos.

Eko pun merasa itu merupakan passionnya. Sampai akhirnya, di tahun 2014, Eko mengenal dunia color lettering.

“Sebenarnya gak sengaja. Awalnya, hanya hobi yang dilakukan terus-menerus dan terus berkarya. Seperti mendesain logo, bikin mural, atau mengajar seperti workshop ini,” ucap Eko. Menurut seniman lettering ini, belajar dengan tekun adalah hal yang penting untuk menghasilkan suatu karya.

Selain Eko, Asrika yang merupakan doodle artist di agen judi slot indonesia juga tidak memiliki latar belakang pendidikan di dunia seni. Asri adalah lulusan Ilmu Komunikasi yang notabene tidak ada hubungannya dengan doodle art.

Di bangku kuliah, ia baru menyadari bahwa dirinya mulai tertarik dengan doodle art karena sering mencoret – coret buku di dalam kelas. Dia pun mencoba untuk mengikuti komunitas doodle art.

Tips Menjadi Seniman Tanpa Punya Gelar Seni